Pustekkom Mengirim 2 Duta Rumah Belajar ke Australia

By administrator 05 Sep 2019, 07:56:09 WIBKemendikbud
Pustekkom Mengirim 2 Duta Rumah Belajar ke Australia

Kemendikbud, Jakarta -- Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud) mengirim Duta Rumah Belajar asal Maluku Utara dan Jawa Tengah, Iriani dan Fakhrudin Sujarwo, untuk mengikuti rangkaian kegiatan kunjungan studi dalam rangka berbagi pengetahuan dan solusi pendidikan yang dilaksanakan pada  26 s.d 30 Agustus 2019. Kunjungan studi ini merupakan kerja sama dengan Kedutaan Besar Australia di Jakarta melalui program TASS (Technical Asisstance for Education System Strengthening).

Sejumlah delegasi dikirim mulai dari para pengembang teknologi pendidikan hingga perancang sistem aplikasi Rumah Belajar dan guru yang diwakili oleh Duta Rumah Belajar. Delegasi dipimpin langsung oleh Kepala Pustekkom Kemendikbud, Gogot Suharwoto, Ph.D.

Kesempatan ini dimaksimalkan dengan diskusi dan pembahasan terkait bidang-bidang utama seperti desain dan implementasi kurikulum nasional, standar pendidikan, kurikulum digital dan TIK, dan teknologi digital dan sumber daya online untuk pembelajaran siswa dan pengembangan profesi guru.

Diskusi juga dilakukan dengan Lembaga Kurikulum Australia, Pengkajian dan Pelaporan Otoritas (ACARA), Departemen Pendidikan federal, departemen pendidikan negara bagian di NSW dan Victoria, Institut Pengajaran dan Kepemimpinan Sekolah Australia, Yayasan Pendidikan Asia, BRIDGE School Heathmont College Sekolah Dasar Pendidikan Jarak Jauh Sydney, dan Layanan Pendidikan Australia (ESA).

“Pada saat kami berkunjung ke salah satu sekolah di Sydney yakni Sydney Distance Education Primary School. Sekolah ini telah melaksanakan pembelajaran jarak jauh,” ujar Iriani, Duta Rumah Belajar asal SMAN 2 Kota Ternate, Maluku ini.

Dengan adanya pelaksanaan kunjungan studi ini, salah satu tujuannya agar dapat memberikan pandangan terkait peningkatan sumber daya media pembelajaran daring interaktif serta strategi meningkatkan kemampuan mengajar dan mendukung pembelajaran siswa, seperti yang telah dilakukan oleh Australia.

Diharapkan kolaborasi antara Australia dan Indonesia akan semakin erat terjalin demi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sumber: TASS (Technical Assistance for Education System Strengthening)

Penulis : Hendri Puspa Martasari