Peluncuran Jagat Sinema Bumilangit Jilid 1

By administrator 28 Agu 2019, 13:08:23 WIBKegiatan Setjen
Peluncuran Jagat Sinema Bumilangit Jilid 1

Jakarta, Kemendikbud -- Minggu (18/08/2019), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan didampingi oleh Pusat Pengembangan Perfilman menghadiri acara Taklimat Media Peluncuran Jagat Sinema Bumilangit Jilid 1 di Atrium Plaza Senayan. Beberapa tahun kedepan telah dipersiapkan tujuh film yang akan berada dalam jalinan film yang berada di dalam satu cerita. Jagat Sinema Bumilangit dibuka dengan patriot pertama yaitu Gundala yang filmnya akan tayang 29 Agustus 2019.

Apa itu Jagat Bumilangit? Bumilangit yang berdiri sejak tahun 2003 adalah sebuah perusahaan hiburan berbasis karakter terdepan di Indonesia yang mengelola pustaka karakter terbanyak, sekitar 1000 lebih karakter ciptaan banyak komikus legendaris Indonesia. Nama-nama legenda seperti bapak komik Indonesia RA Kosasih, Ganes TH., Hasmi, Jan Mintaraga, Mansyur Daman, Wid NS, Nono GM, Baniarli Ambardi, Mater sampai Iwan Nazif dan Is Yuniarto merupakan original artist yang karyanya dilisensi di Bumilangit.

Jagat Bumilangit dimulai sejak Letusan Toba 75.000 SM. Jagat Bumilangit terbagi atas empat era yaitu Era Legenda, Era Jawara, Era Patriot, dan Era Revolusi.

Joko Anwar, selaku creative producer menyampaikan bahwa Jagat Sinema Bumilangit adalah perpanjangan dari jagat cerita yang terinspirasi dari yang dibuat di cergam sejak lama, “sebenarnya jagat cerita ini sudah ada sejak tahun 60an. Karakter-karakter dari cergam dari pengarang yang berbeda bisa bertemu dan berkongsi cerita dalam satu penerbitan. Jagat sinema Bumilangit mengadaptasi jagat cerita ini,” jelas Joko.

Dan mengenai rencana kedepan ia juga memberikan bocoran “yang sudah pasti ada tujuh film setelah Gundala yang sedang dipersiapkan. Mereka ada di era Jawara dan Patriot. Ada Sri Asih, Godam dan Tira, Si Buta dari Gua Hantu, Patriot Taruna, Mandala, Gundala Putra Petir, dan Patriot. Di film-film ini akan muncul karakter-karakter lain juga. Kami sudah membuat benang merah cerita dan perkembangan tiap karakter dengan rapi dari film pertama sampai akhir. Nantinya akan dikembangkan lagi oleh tiap sutradara dan penulis untuk tiap filmnya. Jadinya karakter dan cerita akan sangat terjaga.”

Selain itu, ia menambahkan, “kami ingin menjadikan Jagat Sinema Bumilangit ini sebagai showcase untuk talenta-talenta terbaik Indonesia, baik di depan maupun di belakang kamera. Jadi selain harus cocok dengan karakternya, juga harus punya skill yang sangat tinggi.”

Wicky V. Olindo, selaku produser dari Screenplay Bumilangit juga menjelaskan, “Jagat Sinema Bumilangit merupakan usaha untuk memberikan kesegaran bagi penonton Indonesia. dengan jalinan cerita yang tersambung satu sama lain, penonton dapat merasakan cara bercerita yang seru. Ke depannya film-film ini bisa menjadi hiburan juga inspirasi bagi masyarakat banyak.”

Bismarka Kurniawan, selaku produser dari Screenplay Bumilangit mengatakan, “Peluncuran Jagat Sinema ini diharapkan memberikan gairah dan semangat baru bagi industri kreatif di Indonesia. Karya anak bangsa harus jadi tuan rumah di negara sendiri dan bahkan dipasarkan secara internasional.”

Kembalinya karakter ciptaan Hasmi ke layar lebar ini diharapkan dapat memperlihatkan ke generasi baru bahwa Indonesia mempunyai karakter jagoan yang layak dibanggakan. (Sumber https://pusbangfilm.kemdikbud.go.id/news/read/55-peluncuran-jagat-sinema-bumilangit-jilid-1)