Kemendikbud Dalam Mendukung Gerakan Literasi Nasional

By administrator 04 Apr 2019, 20:50:56 WIBKegiatan Setjen
Kemendikbud Dalam Mendukung Gerakan Literasi Nasional

Kemendikbud, Jakarta – Dalam rangka mendukung Gerakan Literasi Nasional dan mengawali rangkaian kegiatan memperingati Hari Pendidikan Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung menggelar acara Pesta Buku Bandung 2019 dengan tema “Pesta Demokreasi Urang Bandung” di Landmark Jalan Braga pada Kamis, 4 April 2019.

Kegiatan yang dibuka oleh Walikota Bandung M. Oded Danial ini juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbud. Pada pembukaan Bapak Oded menyampaikan, “Tidak ada peradaban yang maju jika masyarakatnya tidak membaca buku, tidak menerbitkan buku, dan tidak menulis buku. Membaca buku itu merupakan hal yang sangat luar biasa, dari sana bisa mendapatkan ilmu-ilmu untuk digunakan dalam kehidupan, dan disampaikan dalam berdakwah. Oleh karena itu perlu kegiatan-kegiatan seperti ini untuk mendorong warga gemar membaca buku”.

Sementara dalam sambutannya Bapak Didik Suhardi menyampaikan bahwa setiap tahun pemerintah telah mengucurkan anggaran pengadaan buku hingga Rp. 10 Trilyun, agar anak-anak di berbagai pelosok daerah di Indonesia bisa membaca buku yang bermutu. Besaran anggaran tersebut, selanjutnya disalurkan melalui program Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Selain itu, dana buku juga disalurkan lewat Dinas Pendidikan di masing-masing daerah, yang digunakan untuk pembiayaan buku teks, nonteks, juga digital. “Jadi buku bukan hanya dibeli anak-anak disini (Kota bandung), tetapi juga di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) juga semua bisa menikmati buku. Sehingga prinsip buku murah, merata, dan bermutu betul terasa di tanah air,” ucapnya.

Pesta Buku Bandung akan berlangsung pada tanggal 4 sampai dengan 10 April 2019. Menghadirkan 30.000 judul buku dari 46 penerbit ternama, termasuk stan komunitas dan toko-toko buku. Kegiatan ini juga diselingi berbagai acara, seperti talkshow dan bedah buku.

Membaca dan menulis merupakan salah satu diantara enam literasi dasar yang perlu dikuasai dan merupakan literasi yang dikenal paling awal dalam sejara peradaban manusia. Keduanya tergolong literasi fungsional dan berguna besar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memiliki kemampuan baca-tulis, seseorang dapat menjalani hidupnya dengan kualitas yang lebih baik. Terlebih lagi di era yang semakin modern ini ditandai dengan persaingan yang ketat dan pergerakan yang cepat. Kompetensi individu sangat diperlukan agar dapat bertahan hidup dengan baik