BSSN Lakukan Assesment Persiapan Pembentukan EduCSIRT Kemendikbud

By administrator 09 Mar 2020, 12:46:03 WIBsetjen kemendikbud
BSSN Lakukan Assesment Persiapan Pembentukan EduCSIRT Kemendikbud

Jakarta, Pusdatin – (2/3) Dalam upaya menanggulangi insiden siber di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pusat Data Teknologi dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud bersama Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN) berencana membentuk tim Education Computer Security Incident Response Team (EduCSIRT).

Pembentukan EduCSIRT merupakan salah satu amanah yang diberikan kepada BSSN dari Program Bapenas terkait RPJMN 2020-2024 Bidang Pertahanan dan Keamanan yang dituangkan dalam Program Prioritas Nasional Rencana Kerja Pemerintah tentang Penguatan Keamanan dan Ketahanan Siber dengan salah satu program kerja-nya berupa “Pembangunan dan Penguatan CSIRT”.

Pada tahun ini diprioritaskan pada 5 Kementerian/LPNK dan 10 provinsi salah satunya Kemendikbud. Oleh karenanya, untuk membentuk Tim EduCSIRT Kemendikbud, BSSN dan Pusdatin Kemendikbud menggelar Assesment Persiapan Pembentukan EduCSIRT Kemendikbud pada Kamis (27/2). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah persiapan kelengkapan kebutuhan pembentukan EduCSIRT oleh BSSN.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Sub Direktorat Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Pusat, Marselina. Sementara dari Kepala Pusdatin Kemendikbud  selaku ketua Tim EduCSIRT Kemendikbud Gogot Suharwoto diwakili oleh Aries Setio Nugroho sebagai Koordinator Kelompok Kerja Tata Kelola TIK didampingi Dwi Sumarwanto selaku Koordinator Tim EduCSIRT Kemendikbud.

Berdasarkan hasil assessment BSSN, EduCSIRT Kemendikbud sudah siap diluncurkan. Hal ini dilihat dengan sudah adanya kesiapan infrastuktur penanganan insiden siber seperti Website CSIRT, Sistem Ticketing Aduan Siber (OTRS), Sistem Monitoring (IDS/IPS), perangkat dan tools respon insiden, form aduan siber, formulir penanganan insiden dan format laporan penanganan insiden.

Jika sudah diluncurkan EduCSIRT nantinya bukan hanya memberikan pelayanan reaktif aduan siber dari satker/unit kerja namun juga akan memberikan layanan proaktif seperti memberikan informasi dan tips seputar keamanan siber sebagai tindakan pencegahan terhadap insiden siber.