ULT Kemendikbudristek Terima Kunjungan Kerja Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN RB

By administrator 05 Okt 2022, 07:21:56 WIBInformasi Publik

ULT Kemendikbudristek Terima Kunjungan Kerja Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN RB


 

Jakarta, Kemendikbudristek — Unit Layanan Terpadu (ULT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menerima kunjungan kerja Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Diah Natalisa, Senin, (3/10/2022). Dalam kunjungan tersebut Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti berdiskusi dan menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kunjungan Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB.

“Beberapa hal yang dibahas dalam diskusi adalah bagaimana Kemendikbudristek dapat terus meningkatkan layanannya agar semua stakeholders dapat menerima layanan dengan baik", Kata Suharti.

Setelah berdiskusi, kunjungan kerja dilanjutkan dengan meninjau ruangan dan sarana prasarana ULT Kemendikbudristek yang berada di lantai 1 Gedung C Kantor Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta. Ruangan pertama yang dkunjungi adalah ruang pendaftaran layanan, kemudian ruang pelayanan tatap muka langsung dan tatap muka daring, selanjutnya ruangan Call center 177, Ruang Ibu menyusui (Laktasi) dan terakhir kamar mandi untuk disabilitas.

Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN RB, Diah Natalisa merasa terkesan dan bangga dengan apa yang telah dilakukan ULT Kemendikbudristek untuk meningkatkan pelayanannya. Menurutnya, secara fisik ULT Kemendikbudrsitek sudah sangat-sangat nyaman dari sisi aturan, dari sisi kebijakan dalam pelayanan publik sudah sangat lengkap. Diah juga menyampaikan untuk meningkatkan pelayanan publik, selain infrastruktur, tentunya yang paling penting yaitu komitmen pimpinan. Diah sangat berharap pimpinan terus mendukung dalam pelayanan dan tentunya selain dari sisi aturan yang sudah jelas ada, hal lain yang tidak kalah penting adalah hospitality yaitu keramahtamahan tetap dikedepankan, dan ini tentu perlu penguatan. Kompetensi ditingkatkan tetapi keramahtamahan juga diperlukan.

Diah juga mengaku terkesan (impressed) dengan pelayanan yang ada di ULT Kemendikbudrsitek, selain ada call center, ada juga yang melakukan (layanan) via zoom. Menurutnya ini akan menjadi pilihan yang sangat penting bagi masyarakat karena dengan keragaman dengan banyaknya program Kemendikbudristek sebagai Kementerian yang sangat besar, memliki banyak sekali unitnya termasuk unit-unit yang ada di daerah.

"Yang pertama, tentu sangat-sangat impressed, ya, saya. Alhamdulilah, saya melihat adanya perubahan-perubahan yang sangat signifikan khususnya untuk melayani stakeholders nya. ULT ini menurut kami sangat lengkap, ini mungkin juga berangkat dari berbagai permasalahan yang muncul apalagi dengan adanya kondisi pandemi, yang dulu mungkin ramai sekali, ya, di sini, insyaallah dengan adanya teknologi informasi dapat membantu apalagi stakeholders dari Kemendikbud dari ujung ke ujung di pelosok”. Kata Diah.

Namun kendati demikian, Diah berharap Kemendikbudristek jangan berpuas diri, karena tantangan ke depan semakin berat, dengan adanya keberadaan ULT ini tentu akan sangat membantu. Diah juga berharap semoga ULT Kemendikbudristek dapat memberikan layanan yang jauh lebih baik lagi dari tahun ke tahun. Dengan berbagai permasalahan yang ada, Diah berharap paling tidak diminimalisir, ada tempat mereka untuk mengadu, melaporkan, bertanya, atau juga dapat memberikan saran, dan ini juga tentu diharapkan dapat menjadi masukan yang berharga bagi Kemendikbudristek untuk membuat kebijakan, khususnya kebijakan dalam pelayanan publik ini.

“Bagaimana cara kita menjawab, bagaimana cara kita melayani itu menjadi hal yang sangat penting, dan harapan kami tentunya Kemendikbud tidak berpuas diri, selalu mencari cara-cara atau inovasi-inovasi baru, mempertahankan dan meningkatkan terus layanan yang sudah baik ini”, pesan Diah.

Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa, juga mengaku sangat bangga, dan berharap semoga keberadaan ULT ini juga tidak hanya dinikmati oleh stakeholders dari Kemendikbudristek tetapi juga dapat menjadi semacam best practice, dapat juga menjadi referensi bagi unit-unit lainnya ataupun bagi kementerian, lembaga, maupun instansi lainnya, di pusat maupun di daerah dalam rangka memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Menggunakan teknologi informasi juga semakin familiar, tentunya akan menjadi efisien dan efektif bagi stakeholders di daerah. (Anandes Langguana)

 

Sumber berita https://www.kemdikbud.go.id