Persiapan Pelaksanaan Paket Pengadaan Pra-DIPA bagi Satuan Kerja Penerima Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) TA 2024

By administrator 20 Sep 2023, 07:26:33 WIBInformasi Publik

Persiapan Pelaksanaan Paket Pengadaan Pra-DIPA bagi Satuan Kerja Penerima Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) TA 2024


Kemendikbudristek, Jakarta – Bertempat di Menara Peninsula Hotel, Jalan Letjen S. Parman No.78, RT.6/RW.3, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat pada tanggal 13 s.d. 14 September 2023 telah dilaksanakan kegiatan Persiapan Pelaksanaan Paket Pengadaan Pra-DIPA bagi Satuan Kerja Penerima Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) TA 2024. Pertemuan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut Surat Sekretaris Jenderal nomor 22586/A.A1/PR.07.04/2023 tanggal 12 Juli 2023 tentang Usulan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kemendikbudristek Tahun Anggaran 2024. Pada acara tersebut, Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa, Bapak Triyantoro melaporkan bahwa Kemendikbudristek akan menerima anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sekitar 1,5 triliun rupiah untuk 14 Perguruan Tinggi Negeri, dari Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi dan 9 Perguruan Tinggi Negeri dari Ditjen Pendidikan Vokasi. “Kemendikbudristek juga akan mengerjakan paket prioritas lain dengan nilai sekitar 1 triliun rupiah untuk 2 satuan kerja dari Ditjen Kebudayaan yaitu dari Museum dan Cagar Budaya dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V” pungkas beliau.

Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemedikbudristek, Ibu Suharti dengan menyampaikan beberapa arahan. “Kemendikbudristek selain menerima anggaran yang bersumber dari anggaran SBSN, juga akan melaksanakan paket prioritas lain dari rupiah murni bernilai sekitar 1 triliun rupiah untuk 2 satuan kerja dari Ditjen Kebudayaan. Seluruh Paket Pengadaan prioritas tersebut dilaksanakan secara single years, mengingat adanya keterbatasan waktu mohon dapat dipersiapkan sebaik-baiknya”.  Selanjutnya agar pekerjaan dapat mulai dilaksanakan pada awal tahun 2024 dan diselesaikan dengan baik, beliau memberikan instruksikan kepada:

 

a). Satuan kerja pemilik kegiatan harus segera mempersiapkan dokumen perencanaan pengadaan barang/jasa dan memastikan perencanaan yang dilakukan sesuai dengan prioritas dan kebutuhan.
b). Kepala Biro Umum dan PBJ untuk melakukan pendampingan dan melaksanakan proses pemilihan sebelum tahun anggaran atau Pra-DIPA.

Peserta pada kegiatan ini terdiri atas perwakilan dari Perguruan Tinggi Negeri Penerima SBSN TA 2024, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V, perwakilan Museum Cagar Budaya, perwakilan dari Sekretariat Ditjen Diktiristek, Ditjen Vokasi, dan Ditjen Kebudayaan, dan perwakilan Staf UKPBJ Kemendikbudristek. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini  bertujuan:

a). melakukan monitoring sejauh mana penyusunan dokumen perencanaan dari masing- masing satuan kerja yang akan melaksanakan pengadaan Pra-DIPA;

b). memberikan pemahaman terkait:

1). Kebijakan Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa TA 2024 dari LKPP;
2). Kebijakan dan Progres Perencanaan Anggaran dari Biro Perencanaan;
3). Pengawasan Program P3DN dalam Pelaksanaan PBJ TA 2024 dari BPKP;
4). Pemanfaatan Aplikasi pendukung SPSE seperti Sirenbaja dan SIPPBJ oleh Biro Umum dan PBJ;
5). Mendapatkan best practice atau pengalaman dari satuan kerja yang telah melaksanakan paket Pra-DIPA;

 

c). melakukan pendampingan persiapan pelaksanaan paket Pra-DIPA.

Beberapa materi penting disampaikan oleh narasumber yang dihadirkan pada acara ini, diantaraya materi materi Kebijakan dan Progres Perencanaan Anggaran dan Kegiatan Proyek Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) TA 2024 disampaikan oleh Kepala Biro Perencanaan Kemendikbudristek, Ibu Vivi Andriani, S.T., M.Sc. dan Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa disampaikan oleh Analis Kebijakan Ahli Muda LKPP, Ibu Wening Dyah Capriani H.D.  (Tim Website dan PBJ)

 

Sumber berita https://biroumumpbj.kemdikbud.go.id, Publisher (Nurjolis/Andik)