Layanan Perparkiran di Komplek Kemendikbud

By Nurjolis 25 Apr 2016, 05:47:02 WIBSekitar Kita
Layanan Perparkiran di Komplek Kemendikbudg>Pintu Masuk
a) Pengendara kendaraan dapat menempelkan Smart Card pada kolom yang tersedia di ticket dispenser.
b)  Camera System  SPS otomatis akan mengambil foto kendaraan masuk dan disimpan ke dalam database system.
c) Dalam kurang waktu 1 (satu) detik maka Automatic barrier Gate segera terbuka dan kendaraan dapat masuk ke area parkir.
Pintu Keluar
a) Petugas Pos Keluar akan meminta Smart Card sebagai tanda bukti berlangganan dan kartu tersebut akan ditempelkan pada card reader.
b) Data kendaraan dan foto kendaraan saat masuk akan muncul di layar monitor dan Sistem SPS di Pos Keluar akan mengambil foto kendaraan saat akan keluar kemudian dicocokkan dengan foto kendaraan pada saat masuk.
c) Setelah transaksi pencocokan foto selesai dilakukan, maka Automatic Barrier Gate akan terbuka dan kendaraan dipersilakan keluar dari lokasi parkir.
 
2. Kendaraan Non Member/ Casual (Tamu)
Pintu Masuk
a) Pengendara kendaraan menekan tombol dan mengambil tiket parkir (barcode ticket) dari ticket dispenser.
b)  Camera System SPS segera mengambil foto kendaraan masuk dan disimpan ke dalam database system.
c) Dalam kurang waktu 1 (satu) detik maka Automatic Barrier Gate segera terbuka dan kendaraan masuk ke area parkir.
 
Pintu Keluar
a) Petugas Pos Keluar akan melakukan scan barcode ticket.
b) Data lamanya tinggal kendaraan(parkir) dan foto kendaraan saat masuk akan muncul di layar monitor, selanjutnya sistem SPS di Pos Keluar akan mengambil foto kendaraan saat akan keluar kemudian dicocokkan dengan foto kendaraan pada saat masuk.
c) Setelah transaksi keuangan selesai dilakukan maka Automatic Barrier Gate akan terbuka dan kendaraan dipersilahkan keluar dari lokasi parkir.
 
C. Implementasi
Dengan diterapkannya manajemen perparkiran terpadu di lingkungan perkantoran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Senayan, Jakarta, telah mulai tercipta peningkatan pelayanan perparkiran yang lebih baik, aman, nyaman, profesional dan akuntabel serta dapat dipertanggung- jawabkan sesuai ketentaun yang berlaku. Semoga dimasa yang akan datang system manajemen perpakiran terpadu ini dapat diimplementasikan dengan lebih baik, sehingga tujuan adanya peningkatan layanan public dapat tercapai.  Dan pada akhirnya dari sistem pengelolaan perparkiran ini dapat membantu menumbuhkan dan mengembangkan budaya disiplin dan tertib di semua warga Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. (Marwan / Andik Purwanto)