SEAMOLEC Fasilitasi Sharing Gamifikasi dan Kerja Sama Pendidikan Bersama Universitas Gdansk Polandia

By administrator 18 Mei 2017, 12:31:54 WIBsetjen kemendikbud
SEAMOLEC Fasilitasi Sharing Gamifikasi dan Kerja Sama Pendidikan Bersama Universitas Gdansk Polandia

SEAMEO SEAMOLEC bersama Universitas Gdansk, Polandia bekerja sama mengadakan “Partnership Workshop with Gdansk University”, sebuah workshop kemitraan pada Jumat, 12 Mei 2017. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 30 peserta yang berasal dari perguruan tinggi, SMA, dan SMK di Indonesia. Pada kesempatan ini peserta berkesempatan mendapatkan pengalaman penerapan metode gamifikasi dalam pembelajaran yang dikembangkan oleh Universitas Gdansk, dan dipraktikkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Bertempat di gedung SEAMOLEC, Jakarta acara dibuka oleh Direktur SEAMOLEC, Dr. Abi Sujak, M. Sc. yang didampingi oleh Deputy Director for Program, Mr. Ith Vuthy dan Deputy Director for Administration, Mr. Drs. Yoni Utomo, M.Edu. Mr. Vuthy menekankan kegiatan ini memiliki dampak yang baik bagi iklim kerja sama internasional dalam bidang pendidikan dan pertukaran pelajar. “Kami berharap kerja sama serupa akan terus berlanjut dengan mitra negara Eropa lainnya, menyusul Polandia, “ ujar Mr. Vuthy dalam sambutannya.

Wakil Dekan Bidang Pendidikan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Gdansk, Anna Kalinowska-Zelexnik, selanjutnya menyampaikan sekilas pandang kampus Gdansk tentang kondisi dan suasana belajar di Polandia. Anna juga menjelaskan secara singkat inovasi metode gamifikasi diterapkan dalam praktik pembelajaran di kampus.

Universitas Gdansk yang tergabung dalam Indoped Project bersama 11 perguruan tinggi di Eropa dan Indonesia, berperan dalam mengembangkan dan mengenalkan metode gamifikasi pada pembelajaran di perguruan tinggi. Metode ini telah dipraktikkan di beberapa universitas di antaranya oleh UIN Jakarta. Utami Baroroh,  dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membagikan pengalamannya saat membuat gamifikasi dari sistem pembelajaran di kelasnya. Pada paparannya,  Utami membuat sistem pembelajaran di kelas seperti bermain game (game-based learning).

“Siswa akan mendapatkan poin-poin tiap kali dapat mencapai beberapa elemen baik hard skill, soft skill termasuk kemampuan kepemimpinan. Guru membuat peraturan dan jalan cerita permainan sebelum proses pembelajaran dimulai,” papar Utami.

Utami yang menggunakan cerita Patih Gajah Mada dalam metode gamifikasinya ini memberi reward badges untuk pengumpulan PR, latihan, presentasi, keaktifan di kelas, serta kedisiplinan. Ia mengakui kegiatan ini menjadikan suasana belajar lebih menyenangkan, membangun motivasi siswa, mengembalikan kreativitas serta antusiasme siswa dalam berpartisipasi aktif dalam kelas.

Universitas Gdansk membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan institusi pendidikan di Indonesia dengan mengakses informasi di www.international.ug.edu.pl atau menyampaikan pertanyaan Anda melalui surat elektronik ke io@ug.edu.pl.

Penulis  : Midya

Sumber : http://seameo.kemdikbud.go.id/?a=artikel&judul=U0VBTU9MRUMgRmFzaWxpdGFzaSBTaGFyaW5nIEdhbWlmaWthc2kgZGFuIEtlcmphIFNhbWEgUGVuZGlkaWthbiBCZXJzYW1hIFVuaXZlcnNpdGFzIEdkYW5zayBQb2xhbmRpYQ==