Gizi Untuk Prestasi - Nutrition Goes to School menuju masa depan bangsa yang berdaya saing

By administrator 11 Agu 2017, 16:40:55 WIBsetjen kemendikbud
Gizi Untuk Prestasi - Nutrition Goes to School menuju masa depan bangsa yang berdaya saing

Gizi optimal sangat dibutuhkan sepanjang fase hidup, diantaranya untuk pertumbuhan dan perkembangan, fungsi reproduksi, masa kehamilan dan menyusui, penyembuhan dari penyakit, aktifitas fisik, fungsi kognitif, produktifitas hingga pencegahan penyakit degeneratif. Telah dipahami bahwa kecukupan gizi di 1000 hari pertama kehidupan berdampak besar pada kesehatan ibu dan anak. Namun perlu dipahami pula bahwa di era transisi gizi, tren peningkatan proporsi kegemukan dan obesitas juga memerlukan perhatian selain masalah gizi kurang yang belum juga dapat dieradikasi.  Kondisi ini bahkan dialami oleh anak-anak usia prasekolah dan sekolah. Pola hidup bersih sehat dan bergizi perlu ditanamkan sejak dini dan sekolah menjadi wahana yang tepat untuk pembentukan budaya hidup sehat bergizi.

Fenomena masalah gizi di atas teramati melalui berbagai penelitian yang dilakukan oleh SEAMEO RECFON sebagai pusat kajian pangan dan gizi regional pada periode 3 tahun terakhir.  Hasil-hasil penelitian terkait dengan gizi anak sekolah, gizi ibu dan anak, serta transisi gizi dipresentasikan pada ajang diseminasi hasil riset yang berskala regional pada tanggal 9 Agustus 2017.  Sebanyak 75 studi yang masuk dalam 5 kelompok studi seperti Keamanan Pangan, Nutrigenomics dan Nutrigenetics, Gizi dan Penyakit, Kebijakan dan Program Gizi, serta Praktik Baik dalam Pengukuran Status Gizi telah dilakukan selama periode tahun 2014-2016  Selain para peneliti dari SEAMEO RECFON, beberapa pakar pendidikan gizi di Asia Tenggara hadir untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman seperti Dr. Rani Samugram (Singapore Helath Promotion Board), Prof. Corazon Barba (UPLB-Filipina), dan Dr. Siti Rohaiza (Universiti Brunei Darussalam).  Seminar ini dihadiri oleh akademisi, peneliti, kalangan pemerintah dari berbagai kementerian terkait, LSM, sektor swasta, alumni, dan media, serta para pakar dari Australia, Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, and Singapura.

Acara ini dibuka oleh Direktur SEAMEO RECFON Dr. Muchtaruddin Mansyur, arahan diberikan oleh perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dr. Veronica Enda Wulandari (Kepala Bagian Kerjasama Luar Negeri Kemdikbud RI), dan Keynote Speech disampaikan oleh perwakilan dari Kementerian PPN/Bappenas Dr. Pungkas Bahjuri Ali (Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Bappenas).

“Seminar Diseminasi ini merupakan upaya ke-5 yang telah dilakukan SEAMEO RECFON sejak tahun 2003.  Seminar kali ini menitikberatkan kontribusi SEAMEO RECFON dalam penelitian seputar gizi pada anak sekolah, sesuai dengan fokus studi yang disebut Nutrition Goes to School atau Gizi untuk Prestasi” disampaikan oleh Direktur SEAMEO RECFON Dr. Muchtaruddin Mansyur dalam pidato pembukaan seminar.

Kepala Bagian Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr. Veronica Enda Wulandari menyampaikan dalam pidatonya bahwa “Gizi kesehatan dan pendidikan merupakan modal dasar bagi perkembangan anak yang berdampak pada performa akademis dan produktivitas.  Karenanya dari perspektif Kemdikbud RI, seminar ini merupakan langkah penting dalam penyebaran dan pertukaran informasi dan pengalaman di bidang gizi dan pendidikan.”

“Investasi pendidikan gizi dan kesehatan sejak dini di sekolah melalui PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) memegang peranan penting dalam pembentukan kebiasaan hidup bersih sehat dan bergizi bagi anak-anak Indonesia.  Anak kurang gizi berkontribusi pada rendahnya daya saing sumberdaya manusia Indonesia serta menambah kompleksitas bonus demografi di masa mendatang.” dijelaskan oleh Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas Dr. Pungkas Bahjuri Ali.

Seminar ini terdiri dari 2 Sesi Pleno yang bertema 1) Pendekatan Komprehensif untuk Peningkatan Gizi melalui Sekolah, 2) Bukti Terkini di Asia Tenggara tentang Lingkungan Pangan (Food Environment) di Sekolah.  Di antara kedua sesi pleno ini dilaksanakan 3 sesi paralel yang bertema 1) Gizi Anak Sekolah, 2) Gizi Ibu dan Anak, 3) Transisi Gizi pada Masyarakat Perkotaan. Selain itu, pada seminar ini juga disampaikan hasil lokakarya yang telah dilakukan pada tanggal 8 Agustus 2017 tentang 1) harmonisasi pembuatan catalog riset online di Asia Tenggara, dan 2) pembentukan kelompok kerja promosi gizi berbasis sekolah di Asia Tenggara.

Pada kesempatan ini juga dilakukan Pengumuman Pemenang Lomba Video Dokumenter untuk siswa SMA/SMK/MA dengan tema Sekolahku Sehat dan Bergizi.  Sebanyak 30 video diikutsertakan dalam lomba ini oleh sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia. Tujuh finalis adalah berasal dari SMA dan SMK negeri dan swasta di kota Bandung, Batam, Batu, Bogor, Sukabumi, dan Gresik.  Para siswa pemenang dan guru pembimbing juga melakukan tur ke Gedung SEAMEO RECFON di dalam kompleks Kampus Universitas Indonesia di Salemba, untuk melakukan panen sayuran serta pengukuran status gizi.

Selain itu, pada acara seminar ini dilakukan Peluncuran 2 buah Buku dan Kumpulan Rencana Ajar masing-masing berjudul 1) Gizi dan Kesehatan Anak Sekolah Dasar, 2) Gizi dan Kesehatan Remaja yang dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.  Kedua buku yang disusun oleh tim dari SEAMEO RECFON, guru, psikolog serta staf dari Kemdikbud dan Kemenkes RI ini merupakan tindak lanjut dari hasil beberapa penelitian SEAMEO RECFON yang menunjukkan bahwa guru memerlukan peningkatan kapasitas untuk topik gizi dan kesehatan, guru juga mempunyai keterbatasan mengakses materi ajar dan alat bantu yang siap pakai.  

Terselenggaranya acara ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya dalam penyusunan program dan kebijakan terkait gizi. Dan bagi masyarakat secara umum, seminar ini diharapkan memberikan tambahan pengetahuan tentang pentingnya gizi bagi anak sekolah demi tercapainya generasi masa depan yang berdaya saing.

 

Tentang SEAMEO RECFON:

Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON) merupakan organisasi menteri-menteri pendidikan se-Asia Tenggara didirikan pada tahun 1967 dengan mandat mengembangkan pusat regional di bidang gizi komunitas, namun kemudian bertransformasi menjadi pusat pangan dan gizi regional pada tahun 2011.  SEAMEO RECFON merupakan satu dari 21 pusat SEAMEO lainnya yang tersebar di negara Asia Tenggara.  SEAMEO RECFON merupakan sebuah unit di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang berlokasi di Universitas Indonesia, yang mempunyai misi untuk menyelenggarakan pendidikan, peningkatan kapasitas, penelitian dan penyebaran informasi di bidang pangan dan gizi melalui strategi kemitraan demi tercapainya pengembangan sumberdaya manusia yang berkelanjutan.  Hingga saat ini, telah dihasilkan sebanyak lebih dari 3000 alumni dan penerima manfaat yang berasal dari organisasi di bidang gizi, kesehatan, pertanian, pendidikan, dan bidang terkait lainnya yang tersebar baik di dalam maupun di luar kawasan Asia Tenggara.

 

Kontak media

Judhiastuty Februhartanty

Manager Knowledge Management and Partnership

Tel. 021 31930205 ext 204

Hp. 08129260634

e-mail: judhiastuty@yahoo.com, jfebruhartanty@seameo-recfon.org

www.seameo-recfon.org

 

Sumber : http://seameo.kemdikbud.go.id/berita/15.html